KEDIRI – Kebakaran terjadi di area penggilingan gula tradisional milik H. Roni di Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Minggu (19/7) siang. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan sehingga api merembet ke tumpukan sepah atau limbah tebu di sekitar lokasi.
Mendapat laporan dari warga, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Ngadiluwih segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter diterjunkan dengan dukungan lima personel guna mengendalikan kobaran api.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke area lain di sekitar lokasi penggilingan gula. Berkat penanganan cepat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Berdasarkan hasil penanganan awal, api berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Tiupan angin menyebabkan api merembet hingga membakar tumpukan sepah tebu yang berada tidak jauh dari lokasi pembakaran.
"Laporan dari warga langsung direspons cepat oleh Tim Damkar Pos Ngadiluwih. Petugas segera menuju lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar dua jam. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," ujar Khaleb.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran mengakibatkan tumpukan limbah tebu terbakar dan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah. Aktivitas tersebut sebaiknya selalu diawasi hingga api benar-benar padam, terutama pada musim kemarau ketika kondisi cuaca yang kering dan tiupan angin dapat mempercepat penyebaran api ke area di sekitarnya.
Pemerintah Kabupaten Kediri juga mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kejadian kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan mencegah kerugian yang lebih besar.(red/lis)
Posting Komentar