Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Kandang Ayam di Puncu, Aset Rp500 Juta Terselamatkan


Petugas melakukan pemadaman (Foto: radar Kediri)

KEDIRI – Kebakaran melanda area kandang ayam di Dusun Sidomulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Selasa (21/7) siang. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke tumpukan sekam hingga memicu kebakaran.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Surya kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 14.37 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, tim pemadam segera diterjunkan ke lokasi untuk mencegah kobaran api meluas ke bangunan kandang dan area di sekitarnya.

Dalam proses penanganan, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter air. Operasi pemadaman melibatkan tujuh personel yang terdiri dari enam anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan oleh salah seorang staf di lokasi kandang.

Api kemudian dengan cepat menjalar ke area penyimpanan sekam yang merupakan material mudah terbakar, sehingga kobaran api membesar dalam waktu singkat.

"Kebakaran diduga bermula dari pembakaran sampah yang dilakukan salah satu staf. Api kemudian dengan cepat merembet ke bagian penyimpanan sekam. Tim berhasil memadamkan api sesuai prosedur sehingga tidak sampai menghanguskan seluruh kandang," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, area penyimpanan sekam mengalami kerusakan dengan nilai kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp8 juta.

Meski demikian, respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api menjalar ke bangunan utama kandang beserta fasilitas lainnya. Upaya tersebut membuat aset yang diperkirakan bernilai sekitar Rp500 juta dapat diselamatkan dari ancaman kebakaran.

Dalam insiden tersebut tidak dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan sebelum lokasi dinyatakan aman.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di area yang berdekatan dengan bahan mudah terbakar seperti sekam, jerami, maupun material kering lainnya. Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar.(red/lis)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama