Dua Kecelakaan Warnai Akhir Pekan di Pacitan, Truk Mundur dan Motor Tabrak Pejalan Kaki

Truk tronton yang mengalami gangguan mesin keluar dari badan Jalan Pacitan–Trenggalek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sudimoro (photo by radar madiun)

 Pacitan – Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kabupaten Pacitan dalam kurun waktu dua hari berturut-turut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kedua insiden tersebut menyebabkan kerugian material dan korban luka, sehingga menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan raya.

Peristiwa pertama terjadi pada Jumat (3/7) di Jalan Raya Pacitan–Trenggalek, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sudimoro. Kecelakaan melibatkan sebuah truk tronton bernomor polisi S 8707 NJ yang tengah mengangkut cerobong pembakaran batu bara untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sudimoro.

Truk tersebut dikemudikan oleh Mustadi, warga Kabupaten Mojokerto. Saat melintasi ruas jalan di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba mengalami gangguan pada mesin sehingga kehilangan tenaga. Akibatnya, truk tidak mampu melanjutkan laju dan justru bergerak mundur.

Kendaraan besar tersebut kemudian keluar dari badan jalan sebelum akhirnya berhenti. Beruntung, tidak ada kendaraan lain yang berada di belakang truk saat kejadian sehingga kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Meski demikian, insiden tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan karena ukuran muatan yang cukup besar. Petugas kepolisian bersama pihak terkait kemudian melakukan pengamanan lokasi agar arus lalu lintas tetap berjalan lancar serta proses evakuasi kendaraan dapat dilakukan dengan aman.

Sehari kemudian, Sabtu (4/7), kecelakaan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pacitan. Kali ini insiden berlangsung di Jalan WR Supratman, melibatkan seorang pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan tertabrak sepeda motor yang melintas. Benturan tersebut menyebabkan korban mengalami patah tulang pada bagian kaki serta luka lecet di tangan.

Korban segera mendapatkan pertolongan dan dievakuasi untuk memperoleh penanganan medis. Sementara itu, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui kronologi serta penyebab pasti kecelakaan.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Pacitan, Agustav Yunastianto, mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara maupun ketika beraktivitas di sekitar jalan raya.

Menurutnya, kewaspadaan menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, baik bagi pengemudi kendaraan maupun pejalan kaki. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, sementara pejalan kaki diimbau menyeberang di lokasi yang aman serta memperhatikan kondisi lalu lintas.

"Ada baiknya selalu berhati-hati saat berkendara di jalan," ujarnya.

Polres Pacitan juga mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan sesuai kondisi jalan, serta meningkatkan konsentrasi selama berkendara. Dengan disiplin berlalu lintas dan saling menghormati sesama pengguna jalan, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalkan sehingga keselamatan bersama tetap terjaga.(red/lis)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama