Silaturahmi ke Ponpes Salafiyyah, Kapolres Kediri Kota Ajak Ulama Perkuat Kamtibmas


AKBP Kresno Wisnu Putranto dan PJU Polres Kediri Kota bersama Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah--(by memorandum co.id)



Kediri, – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Salafiyyah, Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (6/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko beserta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota. Rombongan disambut langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah sekaligus Ketua PCNU Kota Kediri, KH Abu Bakar Abdul Jalil atau yang akrab disapa Gus Ab, bersama pengurus Nahdlatul Ulama Kota Kediri.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan kalangan ulama serta memperkuat komunikasi dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Kediri.

Dalam sambutannya, AKBP Kresno Wisnu Putranto memperkenalkan diri sebagai Kapolres Kediri Kota yang baru bertugas setelah sebelumnya mengemban amanah di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Ia mengungkapkan bahwa penugasan di wilayah Jawa Timur menjadi pengalaman pertamanya, meski memiliki kedekatan dengan daerah tersebut karena lahir di Kota Malang dan memiliki garis keturunan dari Kabupaten Nganjuk.

Kapolres berharap dukungan dari para ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama Kota Kediri agar komunikasi serta koordinasi antara kepolisian dan tokoh agama terus terjalin dengan baik.

Menurutnya, apabila muncul persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, penyelesaian melalui dialog dan komunikasi menjadi langkah yang harus selalu dikedepankan.

Selain mempererat silaturahmi, Kapolres juga meminta masukan mengenai perkembangan pondok pesantren serta dinamika organisasi Nahdlatul Ulama di Kota Kediri sebagai bahan untuk memperkuat sinergitas dalam menjaga kondusivitas daerah.

Sementara itu, KH Abu Bakar Abdul Jalil menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Polres Kediri Kota. Menurutnya, hubungan harmonis antara kepolisian dan ulama merupakan modal penting dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketenteraman masyarakat.

Gus Ab menjelaskan bahwa Kota Kediri memiliki sekitar 40 hingga 50 pondok pesantren yang tersebar di tiga kecamatan. Selain pondok pesantren besar seperti Lirboyo dan Kedunglo, perkembangan lembaga pendidikan berbasis pesantren juga terus meningkat seiring berkembangnya perguruan tinggi di Kota Kediri.

Ia juga menilai kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan tokoh agama, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Kota Kediri yang aman, damai, harmonis, dan kondusif.(red/lis)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama