Petani 70 Tahun Belum Pulang Usai ke Sawah, Tim Gabungan Perluas Pencarian

DICARI: Polisi memasang pengumuman hilangnya Iksan, warga Dusun Kesono, Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto (photo by radar mojokerto)


MOJOKERTO- Seorang petani lanjut usia di Dusun Kesono, Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, dilaporkan hilang setelah berpamitan hendak menuju sawah. Hingga Sabtu (4/7), atau dua hari sejak dinyatakan menghilang, keberadaan pria bernama Iksan (70) itu masih belum diketahui.

Tim gabungan yang terdiri atas warga, perangkat desa, relawan, personel Polsek Gondang, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto masih terus melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur maupun tempat yang mungkin disinggahi korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, Iksan meninggalkan rumah pada Kamis (2/7) sekitar pukul 22.00 WIB. Sebelum berangkat, ia sempat berpamitan kepada keluarga dengan alasan ingin mengecek tanaman jagung di sawah miliknya.

"Beliau pamit mau melihat tanaman jagung di sawah. Namun sampai pagi ternyata tidak pulang ke rumah," ujar anggota keluarga korban, Siti Rofiah (56), Sabtu (4/7).

Saat terakhir kali terlihat, Iksan mengenakan kaus berwarna biru, celana pendek hitam, dan memakai topi. Ia juga membawa cangkul serta sebilah sabit yang biasa digunakan untuk bekerja di sawah.

Karena tak kunjung kembali, keluarga mulai melakukan pencarian secara mandiri. Mereka menyisir area persawahan, mendatangi rumah-rumah kerabat, hingga mencari ke sejumlah masjid di sekitar desa. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Keluarga kemudian melaporkan peristiwa hilangnya Iksan kepada Polsek Gondang dan BPBD Kabupaten Mojokerto agar dilakukan pencarian secara lebih luas.

Sejak menerima laporan, aparat kepolisian bersama tim gabungan langsung bergerak melakukan penyisiran ke sejumlah titik. Polisi juga menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri korban melalui selebaran dan stiker pengumuman agar masyarakat yang melihat keberadaan Iksan segera memberikan informasi kepada petugas maupun keluarganya.

Memasuki hari kedua pencarian, area penyisiran diperluas hingga ke Desa Padi, Kecamatan Gondang. Lokasi tersebut dipilih karena sebelumnya Iksan pernah mengalami kejadian serupa dan ditemukan berada di desa tersebut.

"Dulu pernah hilang juga sampai Desa Padi. Waktu itu ada warga yang menemukannya lalu mengantarkan pulang ke rumah," tutur Siti.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim membenarkan adanya laporan seorang warga lanjut usia yang hilang di Kecamatan Gondang. Menurutnya, hingga saat ini operasi pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur.

"Masih dalam pencarian. Sampai sekarang korban belum ditemukan," katanya.

Tim gabungan berharap masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Iksan segera melapor kepada aparat desa, kepolisian, maupun BPBD agar proses pencarian dapat segera membuahkan hasil. Pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyisir area persawahan, kebun, jalan desa, hingga lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat korban berada.(red/lis)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama